» » Menambah RAM di Android Dengan ZRam

Menambah RAM di Android Dengan ZRam - Setelah sebulan yang lalu pernah saya publikasikan sebuah artikel dengan judul yang hampir mirip sekali (Menambah RAM di Android Dengan SWAP) pada artikel kali ini akan saya bahas lagi hal yang serupa tapi tak sama.

Di artikel Menambah RAM di Android Dengan SWAP intinya lebih saya tekankan ke bagaimana cara membuat virtual memory tambahan melalui swap file, yaitu sebuah file yang akan disimpan di SD Card berekstensi .swp, ukurannya sebesar berapa banyak kita membuat swap file nya (misal 500MB maka swap file tersebut berukuran 500MB) yang berguna sebagai virtual memory / RAM tambahan.

Kelemahan swap file diantaranya disinyalir dapat mengurangi umur SD Card. Mungkin pada prinsipnya swap file sebagai virtual memory yang disimpan didalam SD Card bekerja secara terus menerus layaknya ram internal dan disisi lain SD Card itu merupakan memory eksternal maka bisa diambil kesimpulan daya tahan SD Card dengan memory internal sangat berbeda jauh.

Dengan menggunakan swap file, kebanyakan orang mengalami beberapa masalah salah satunya bila dicek di terminal emulator dengan mengetikkan "free" yang terjadi informasi swap nya tetap Nol. Hal itu yang membuat sebagian orang kebingungan dan putus asa apakah swap file nya itu benar-benar bekerja atau tidak.

Untuk itu disini saya mempunyai solusi lain. Compcache atau yang kini dikenal sebagai ZRam ialah salah satu teknik menambah virtual memory yang baru dan terbukti lebih manjur daripada swap file.

Bila diperhatikan, swap file itu metode lama menambah RAM Android. Swap file mengambil space dari SD Card untuk kemudian dipakai menjadi virtual memory tapi sesungguhnya itu bukan benar-benar virtual memory. Dan satu lagi. Swap file bukan lah file yang ramah karena bisa merugikan SD Card.

ZRam merupakan jalan baru menambah RAM di android. Cara kerja ZRam yaitu dengan mengambil beberapa persen space dari RAM internal (RAM asli) dengan cara mengompres nya kemudian menyimpan nya menjadi virtual memory yang benar-benar bisa berguna untuk menyokong kinerja RAM internal. ZRam dapat menambah RAM Android, dapat mengurangi Lag, dan juga menambah performa Android.

Ciri-ciri ZRam, anda tidak akan pernah melihat space RAM maksimum Android anda di memory info atau di Running Services di menu settings, karena space RAM anda sudah dipangkas oleh ZRam. Misalnya katakan Android anda memiliki RAM 180 MB saja. Bila anda lihat di Running Services, walaupun di menu tersebut sudah menunjukkan 0,0 MB free yang jelas informasi used space nya kurang dari 180MB. Lihat screenshot yang baru saja saya ambil dibawah ini,

Menambah RAM di Android Dengan ZRam, Low ram, Low memory, ZRam, Compcache

Jangan salah walau kelihatannya tertulis 0,0 MB free itu tetap smooth bila di geser / dioperasikan. Berbeda bila anda tidak memakai ZRam. Tanpa ZRam, hal semacam itu sudah seperti nge-freeze dan muncul banyak warning application not responding.
 
Ciri-ciri lain yang bisa membuat percaya diri anda bertambah, silahkan dicek di terminal emulator dengan mengetikkan free. Hasilnya seperti pada gambar berikut,

Menambah RAM di Android Dengan ZRam, Terminal Emulator, Check SWAP, Check ZRam

Disitu tertulis total Swap 18928 (18,9 MB) dan used Swap nya 18928 (18,9 MB). Dapatnya 18,9 MB itu dari total 180 MB RAM internal saya saya buat 10% nya menjadi ZRam. Hitungannya 10% dari 180 MB sekitar 18 MB. Ya sebetul nya gak 180 MB pas sih.. 180 MB lebih :D

Menambah RAM di Android Dengan ZRam, Compcache used, ZRam space

Bagi yang berminat mengaktifkan ZRam pada masing-masing HH Android nya, caranya mudah. Cukup dengan memakai Custom ROM dari CyanogenMOD mulai dari CM7, CM9 sampai dengan CM10 anda bisa mengaktifkan ZRam. Di ROM-ROM tersebut sudah tersedia menu Performance di menu settings yang isinya berbagai macam menu tweaks seperti Overclock dan Undervolt Android, Surface Dithering, 16bit Transparency, Purging of Assets, VM Heap Size, dan tentunya Compcache Usage (ZRam).

Hal itu saya maksudkan agar anda tidak kebingungan dalam mengaktifkan ZRam karena ZRam juga harus disupport oleh kernel yang memadai. Bila anda memakai stock ROM rasanya pasti sulit sedangkan bila custom ROM lah yang anda pakai, tentunya anda akan merubah kernel terlebih dahulu bukan sebelum menginstall ROM nya? :)

Baik cukup sampai disitu pembahasan mengenai Menambah RAM di Android Dengan ZRam, semoga berguna, jangan lupa baca bagian daftar isi untuk tutorial menarik lainnya dan silahkan masuk ke page Curhat Android untuk bertanya/berdiskusi soal android.

About Yusron Kristanto

Hai, saya Yusron Kristanto -- seorang penggemar dan pengamat Android serta penulis. Paling suka diajak touring, pergi ke pantai, foto-foto, menikmati alam.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post